Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

SORE, HUJAN DAN MATCHA

Aku mengusap wajahku perlahan, dingin air hujan terasa lebih di pipi. Di luar hujan, tidak deras, namun dinginnya mampu menyusup masuk sampai tulang. Sesaat aku tak percaya, kini aku berada di kota ini, kotamu,.. “Kau akan suka kota ini!”  Sebuah suara rendah dan tegas membuyarkan lamunan.  Secangkir matcha hangat tersaji di depanku, aku tersenyum, si empunya suara duduk tepat di depanku, meletakkan secangkir kopi hitam dengan tangan kirinya. “Bagaimana Abang bisa tahu?” Mata lelaki yang aku panggil Abang ini menatapku lembut. Tatapan yang mampu membuatku tersipu. Tatapan yang belum pernah aku dapat sepanjang hidup, dari siapapun.   “Abang tahu tentangmu, lebih dari yang kau yakini tentang dirimu” Aku menoleh ke arah jendela di sebelah kiri dengan salah tingkah. Menyembunyikan pipi yang menghangat dan senyum yang tampak seperti remaja pada cinta pertamanya. Sebuah keyakinan yang terdengar tidak berlebihan. Porsinya sesuai, seperti rasa sedikit pahit yang l...

Postingan Terbaru

Senandung Tahu Bacem

Engkau yang Memanggilku Puan